![]() |
| Para warga berkumpul di depan Patung JP Coen di Waterlooplein, Batavia tahun 1929 Sumber: Historiek, Colectie KITLV Leiden |
Tidak hanya Hindia Belanda saja satu-satunya kekuasaan Belanda terbesar di dunia padahal Belanda hanyalah sebuah negara kecil di pesisir utara Eropa, tetapi juga ada beberapa negara pernah dikuasai Belanda bahkan masih ada sampai sekarang. Penasaran? Mari baca sampai akhir!
Ekspedisi Belanda dimulai pada abad ke 16, Banten merupakan bangsa pertama menerima kedatangan Belanda dipimpin oleh Cornelis de Houtman pada bulan Juni 1596. Namun, sejak itu misi Belanda hanya berdagang dan mencari rempah-rempah akan dibawa pulang ke Belanda. Sejak itu, Belanda terus memperpanjang ekspedisi selanjutnya ke wilayah timur kelak mereka menyebut sebagai India Timur (Oost Indie) hingga mencapai kejayaan (Het Gouden Eeuw) pada awal abad ke 17. Keberhasilan tersebut merupakan buah hasil serikat dagang Hindia Belanda atau Vereenigde Oost-Indische Compaigne (VOC) yang berdiri pada 20 Maret 1602, yang memonopoli sentral perekonomian di Hindia Timur (yang belum didirikan sebagai koloni oleh pemerintah Belanda). Jan Pieterszoon Coen merupakan salah satu tokoh yang dianggap sukses membawa kejayaan Belanda di tanah Hindia, meskipun dalam catatan sejarah, beliau bertanggungjawab atas penaklukan dan pembantaian rakyat kepulauan Banda tahun 1621. Ironis, patung JP Coen pernah berdiri tegak di Batavia tepatnya di Waterlooplein (sekarang Lapangan Banteng) sebelum dirobohkan oleh Jepang pada tahun 1943.
VOC pun bubar akhir tahun 1799 sebagai akibat berbagai konflik besar, salah satunya praktik korupsi dan suap yang dilakukan oleh para pejabat VOC. Pemerintah Belanda resmi mengambilalih dan mendirikan koloni baru yang mengontrol seluruh wilayah Hindia pada tahun 1800 sebelum diinvasi oleh Prancis kemudian Inggris hingga tahun 1817 diambil kembali oleh Belanda hingga tahun 1942. Jadi, pemerintah Belanda resmi mendirikan koloni baru di tanah Hindia kelak bernama Nederland-Oost Indie atau terkadang disebut Nederland Indie, lebih banyak disebut dalam dokumen sejarah resmi dari pemerintah Belanda maupun non resmi berasal dari cerita, novel, majalah, koran, audio, video, foto dan lain-lain. Batavia merupakan ibukota koloni meskipun pusat administrasi sejatinya di Buitenzorg (sekarang Bogor).
Kemudian, pemerintah Belanda melanjutkan ekspansi koloni di bagian barat tepatnya di Belanda Antillen atau Nederland Antillen, pada tahun 1602. merupakan gabungan negara ABC (Aruba, Bonaire, dan Curacao), dengan beberapa tetangga pulau, yaitu Saba, Sint. Eustatius, dan Sint. Marteen dalam satu kesatuan. Hingga tahun 1986, resmi dibubarkan dan menjadi negara konstituen dependansi Kerajaan Belanda secara otonom. Hal ini dimaksudkan dengan negara-negara yang disebut tadi dapat memerintah secara independen namun dalam urusan pertahanan dan ekonomi berada di bawah tanggungjawab langsung dari Den Haag dan tentara Kerajaan Belanda juga bertanggungjawab atas jaminan keamanan wilayah-wilayah konstituen Kerajaan Belanda. Kelompok tersebut dikenal dengan Kepulauan Karibia Belanda atau dalam bahasa Belanda, Caribisch deel van het Koninkrijk der Nederlanden. Keistimewaan atas status tersebut ialah warga Curacao, Bonaire, Saba, dan negara konstituen lainnya akan diberikan paspor Kerajaan Belanda secara otomatis sehingga akses masuk ke Eropa lebih mudah.
![]() |
| Peta kekuasaan Kerajaan Belanda sejak abad ke 16. Sumber: Wikipedia |
Bahkan Amerika Serikat pernah dikuasai oleh Belanda, tepat berada di New York kala itu masih bernama Nieuw Amsterdam pada abad ke 16, bahkan mendirikan serikat dagang Hindia Barat atau West-Indische Compaigne (WIC) juga berdiri tahun sama dengan VOC didirikan di Batavia. Kemudian, Suriname tentu saja pernah menjadi koloni Belanda pada abad yang sama, yang menjadi terkenal karena arus migrasi besar-besar komunitas Jawa (termasuk Sunda) dipekerjakan di beberapa perusahaan dan pabrik Belanda di Suriname pada tahun 1890 hingga 1930. Namun, Suriname kini telah menjadi negara merdeka sama seperti Indonesia pada tahun 1975.
Masih beberapa negara lainnya pernah dikuasai oleh Belanda, yaitu Cape Town (Afrika Selatan), Guyana, Brazil, Papua, Taiwan, dan lain-lain. Namun, sebagian besar sudah menjadi negara merdeka dimana Papua sekarang masuk wilayah Indonesia. Hanya, beberapa negara masih di bawah konstituen Kerajaan Belanda, yaitu Saba, Bonaire, Aruba, Curacao, Sint. Eustatius, dan Sint. Marteen di kepulauan Karibia. Nah, Hindia Belanda dulu juga bagian negara konstituen Kerajaan Belanda. Hal ini ditemukan oleh seorang politisi Bumiputera, Dr. Soetardjo pada bulan Juli 1936 berinisiatif diri kepada pemerintah kolonial dalam usulan didasarkan pada pasal 1 dalam Grondwet voor Het Koninkrijk der Nederlander, kemudian dikenal sebagai Petisi Soetardjo. Petisi tersebut petisi yang mengajukan bahwa Hindia Belanda akan tetap dalam pengakuan Kerajaan Belanda dan Ratu Wilhelmina, tetapi dapat memerintah negara secara otonom. Petisi ini masuk dalam rapat Volksraad dimana ada 26 anggota menyetujui sementara 20 anggota menolak. Petisi kemudian dikirim ke Belanda dan kemudian dibaca oleh Ratu Wilhelmina setahun kemudian. Hingga akhirnya tibalah surat nomor 40 yang dikeluarkan tanggal 16 November 1938 bahwa Ratu Wilhelmina menolak usulan dengan alasan menganggap bahwa bangsa Hindia belum dapat memerintah negara sendiri dan memikul tanggungjawab secara independen dan otonom. Keputusan ini disampaikan dalam sidang Volksraad pada tanggal 29 November 1938. Keputusan tersebut menuai kekecewaan sehingga secara tak langsung berdampak pada pergerakan kemerdekaan makin meluas hingga tahun 1945.
Jadi, begini daftar negara-negara pernah dikuasai oleh Belanda sejak abad ke 16, sebagian masih dalam di bawah konsituen Kerajaan Belanda sampai sekarang.
Referensi:
CNN Indonesia. 2022. Pembantaian JP Coen, 100 Samurai, dan Perigi Darah Rakyat Banda. https://www.cnnindonesia.com/nasional/20220728083619-20-827163/pembantaian-jp-coen-100-samurai-dan-perigi-darah-rakyat-banda/amp
Nationaal Archief. Javaanse Contractarbeiders in Suriname 1890-1930. https://www.nationaalarchief.nl/onderzoeken/zoekhulpen/javaanse-contractarbeiders-in-suriname-1890-1930
https://en.wikipedia.org/wiki/Dutch_Caribbean
Tantri, Ihdra, 2022. Petisi Soetardjo 1936. https://kumparan.com/ihdhatantritri/petisi-soetardjo-tahun-1936-1xi0EMoNNlX/3
https://www.thelatinlibrary.com/imperialism/notes/dutchempire.html
van Leeuwen, Robbert. 2025. Het Oudste (em minder bekende) Standbeeld van Jan Pieterszoon Coen. https://historiek.net/het-oudste-en-minder-bekende-standbeeld-van-jan-pieterszoon-coen/172390/


Comments
Post a Comment